menunda pangkal kaya
pexels.com

Kebiasaan Menunda yang Membuat Saya Semakin Kaya

Oke, saya tahu otak anda sedang berusaha mencari tahu kebenaran judul postingan ini, apa benar kebiasaan menunda bisa membuat kaya? Padahal jawabannya sebenarnya adalah...

Bisa.

Jika anda membaca postingan ini sampai selesai.


Menunda Pangkal Kaya


Bagaimana konsepnya?

Saya yakin konsep ini sudah banyak dibahas oleh banyak orang, hanya saja mungkin bahasanya berbeda. Namun, percayalah konsep ini saya temukan sendiri, dalam arti saya melakukannya bukan karena membaca dari artikel orang lain, tapi karena memang berdasarkan pengalaman diri sendiri.

Jadi, kebiasaan menunda seperti apa yang membuat saya semakin kaya?

Jawabannya adalah menunda membayar kartu kredit.

Kelanjutan postingan ini akan membahas tentang kartu kredit, jika anda tidak menggunakan kartu kredit terlepas dari apapun alasannya, sebaiknya tidak usah lanjut membaca karena hanya membuang waktu.

Bagaimana ceritanya menunda membayar kartu kredit bisa membuat kaya?

Jadi ceritanya begini bos, ada beberapa alasan.

Tabungan memiliki waktu untuk menghasilkan bunga

Dengan menggunakan kartu kredit, otomatis tabungan/dana yang kita miliki tidak digunakan, sehingga tabungan itu memiliki kesempatan untuk diputar entah dengan cara deposito, jualan atau sebagainya.

Contoh sederhana, misalnya penghasilan bulanan anda 5 juta. Jika selama sebulan 5 juta itu anda tidak gunakan anda bisa mengalihkan penghasilan itu untuk usaha atau investasi reksadana, sehingga imbal hasil yang anda dapatkan semakin banyak.

Begitu lewat bulan dan tanggal jatuh tempo kartu kredit tiba, di saat inilah anda harus membayar kartu kredit.

Sampai di sini paham kan?

Cashback, cashback, cashback!!!

Saya adalah pengguna aktif kartu kredit dari salah satu bank swasta, namanya tidak akan saya sebut agar tidak ada kesan promosi. Jujur saja saya sangat takut jika disangka sebagai afiliator.

Dengan aktif menggunakan kartu kredit, saya mendapat benefit berupa cashback, yang lebih asyiknya lagi cashback yang saya dapatkan bisa melebihi jumlah pembelanjaan saya!

cara mendapatkan cashback dari kartu kredit

Belanjaan saya 60 ribu pas, tapi cashback lebih dari 60 ribu, jelas itu namanya untung.

Cashback belum sampai di situ, saya juga mendapatkan cashback dari marketplace.

cashback gratis dari tokopedia

Jika dihitung dari dulu entah sudah berapa banyak penghematan yang bisa saya dapatkan dari cara ini.

Dukungan QRIS membuat saya bisa lebih kaya lagi!

QRIS, metode transaksi yang saat ini sedang populer turut membantu saya agar semakin sering berbelanja tanpa menggunakan uang tunai, kabar baiknya lagi beberapa bank sudah memberikan fitur pembayaran QRIS dengan kartu kredit.

Hal yang perlu diperhatikan

Meskipun cara ini terlihat menguntungkan, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut.

Jangan sampai terlambat membayar kartu kredit

Alasan ini sudah tidak terbantahkan lagi, menunda membayar kartu kredit bukan berarti membayar minimum, tidak membayar, apalagi asal menggunakan kartu kredit di luar kemampuan bayar, itu namanya cari buntung. Di sini saya berbagi cara agar anda bisa mendapatkan keuntungan dari kartu kredit.

Pantau status transaksi anda

Metode pembayaran non-tunai memang simpel, praktis dan sederhana. Namun terkadang resikonya sering terjadi chargeback, bukan cashback. Kebetulan dulu saya mantan pegawai card center, jadi saya lumayan sering bertemu dengan kasus seperti ini. Jika anda bertransaksi dan ternyata gagal, pastikan memang benar-benar gagal sehingga di kemudian hari tidak ada tagihan yang double.

Penutup

Oke, saatnya klarifikasi.

Setiap orang mempunyai standar yang berbeda, bagi saya sendiri bisa hemat seribu dua ribu adalah sebuah kekayaan. Dengan cara seperti ini mungkin anda tidak bisa kaya dengan sekejap, tapi jika manfaatnya bisa didapatkan secara konsisten bagi saya itu sama saja anda sedang memupuk kekayaan.

Ini adalah salah satu cara meretas (hack) hidup yang sudah saya lakukan sejak lama, semoga bermanfaat bagi anda yang belum tahu. Jika ada saran saya persilakan di kolom komentar. Sampai jumpa di artikel life-hack berikutnya.

Comments