Transfer pending Bank Jago
pexels.com

Pengalaman Transaksi/Transfer Pending Bank Jago

Ada banyak hal yang ingin saya share di postingan ini, namun karena fokus saya membahas tentang judul di atas maka pertama-tama saya akan share pengalaman tidak mengenakan yang saya alami beberapa waktu lalu, begini kurang lebih kejadiannya...


Pengalaman Transfer Pending Bank Jago


Kronologi transfer/transaksi pending Bank Jago

Cerita dimulai ketika saya ingin melakukan transfer dari Bank Jago ke Bank Digital BCA sejumlah Rp 1.050.000 pada tanggal 30 Mei 2022 sekitar jam 14.56 sesuai screenshot aplikasi.

Namun apa daya transfer tersebut pending, screenshot di bawah saya rasa sudah sangat cukup untuk menjelaskan semuanya:

transfer pending bank jago

Berselang beberapa menit kemudian saya mendapatkan email yang menyatakan bahwa transaksi tersebut masih dalam proses, saya pun diberikan informasi bahwa segera akan dikabari, entah kabar apa maksudnya:

email pemberitahuan pending transfer bank jago

Dalam hati saya masih cukup tenang, karena sesuai screenshot diberikan keterangan membutuhkan tambahan 1 hari kerja untuk menyelesaikan transfer pending tersebut. Namun kenyataannya dari tanggal 30 Mei 2022 sampai tanggal 2 Juni 2022 tidak ada tindak lanjut:


Merasa panik karena uang itu sangat saya butuhkan ditambah Bank Jago tidak memenuhi komitmen, saya pun membuat keluhan di Media Konsumen. Berselang beberapa jam sejak keluhan saya dimuat, transfer pending tersebut akhirnya refund ke kantong utama (rekening) pada tanggal 4 Juni 2022.

Dan jujur saja saya sangat takjub dengan kekuatan Media Konsumen, mengapa?

Kerena uang saya refund di hari Minggu di mana pihak Bank Jago mengatakan proses membutuhkan waktu selain hari libur.

Nah, bagi anda yang mengalami masalah yang sama, mungkin bisa meniru cara saya ini bilamana pending transfer sudah melebihi hari yang ditentukan.


Apakah akan terus menggunakan Bank Jago?

Mungkin ada pertanyaan di benak anda, apakah saya akan terus menggunakan Bank Jago?

Singkat kata: iya.

Kenapa?

Ada yang kurang rasanya jika saya hanya berbagi pengalaman buruknya saja, biar imbang saya akan share juga mengapa saya tetap menggunakan Bank Jago.

Adanya fitur rekening terpisah

Fyi, kantong adalah istilah yang digunakan untuk menyebut rekening pada Bank Jago. Jadi nomor kantong adalah nomor rekening.

Adanya fitur rekening/kantong terpisah sangat membantu saya untuk membagi/memisahkan budget. Misalnya kantong A untuk bayar cicilan, kantong B untuk bayar listrik, kantong C untuk bayar tagihan air. Jadi keuangan saya tidak tercampur dan bisa lebih detil mengelola keuangan.


Gambar di atas adalah screenshot beberapa kantong yang saya buat/miliki.

Bisa share rekening

Ini sangat berguna bagi anda yang sudah menikah atau yang akan menikah, karena anda bisa menggunakan rekening partner atau sebaliknya, jadi bisa sama-sama tahu kondisi keuangan.

Untuk fitur transfer gratis, saya sangat jarang menggunakannya, karena rekening bank lain yang saya gunakan sudah memberikan gratis transfer juga.


Saya tidak akan menggunakan Bank Jago untuk hal-hal ini

Untuk mengindari kejadian ini terulang, saya memilih untuk menghindari hal-hal berikut:

Tidak melakukan transfer ke rekening bank lain dalam jumlah besar

Jujur saja kejadian di atas membuat saya kurang percaya dengan Bank Jago dalam urusan transfer, parahnya lagi seketika masalah itu selesai saat sudah terbit di Media Konsumen, terkesan harus up-media dulu baru diproses.

Maka dari itu urusan transfer dengan nominal yang besar saya alihkan lagi ke bank utama yang saya gunakan.

Tidak menggunakan Bank Jago untuk membayar tagihan

Masih sama seperti alasan di atas, apa jadinya jika membayar tagihan namun pending berhari-hari?

Tidak mengandalkan Bank Jago sebagai rekening/bank utama

Saya mempunyai prinsip bahwa meskipun banyak bank mempunyai kantor fisik, bukan berarti bank tersebut lebih baik dalam handle-complaint, toh juga saat ada komplain maka komplain itu akan diteruskan ke pusat. Tapi memang harus diakui dengan adanya kantor/bank fisik membuat hati merasa tenang karena kapan saja bisa menyelesaikan masalah dengan datang ke sana.

Hadirnya Bank Jago sungguh menggugah hati saya untuk sepenuhnya pindah ke Bank Jago, namun sepertinya niat itu harus saya urungkan dulu, jadi Bank Jago cukup saya gunakan untuk memisahkan budget saja.


Kiranya hanya itu saja yang bisa saya bagikan, jika ada hal lain nantinya akan saya update postingan ini. Semoga membantu.

Tinggalkan komentar...